Dari mana asal Korfball?
Korfball diciptakan pada 1902 oleh guru Amsterdam Nico Broekhuysen, yang mengadaptasi ringboll, permainan Swedia yang pernah ia lihat di Nääs. Setiap tim terdiri dari empat perempuan dan empat laki-laki.
Korfball diciptakan pada 1902 oleh guru Amsterdam Nico Broekhuysen, yang mengadaptasi ringboll, permainan Swedia yang pernah ia lihat di Nääs. Setiap tim terdiri dari empat perempuan dan empat laki-laki.
📍 Tokyo, Jepang
Judo diciptakan di Tokyo pada 1882 oleh Kanō Jigorō, yang merombak gaya-gaya jujutsu lama dengan berpusat pada latihan tanding bebas yang aman; pukulan dan senjata kini hanya tersisa dalam jurus-jurus baku. Namanya berarti “jalan kelembutan”.
📍 Harrow (London), Inggris
Squash bermula sekitar 1830 di Harrow School, London, ketika para murid mendapati bahwa bola bocor yang penyok (“squashed”) saat menghantam dinding membuat permainan rackets lama jauh lebih bervariasi.
📍 Inggris
Cribbage berkembang dari noddy, permainan kartu Inggris kuno, dan penyair Sir John Suckling dianggap sebagai penciptanya pada awal 1600-an. Poin dicatat dengan menggeser pasak di sepanjang papan kayu yang penuh lubang.
📍 Semenanjung Iberia
Domba merino dikembangkan di Spanyol abad pertengahan, yang menjaga ras berbulu halus ini sebagai monopoli: menyelundupkan seekor saja bisa berujung hukuman mati. Merino baru sampai di Australia pada 1797, lewat Afrika Selatan.
📍 Annonay, Prancis
Pembuat kertas Joseph dan Étienne Montgolfier pertama kali menerbangkan balon udara panasnya di depan umum di kota asalnya, Annonay, Prancis, pada Juni 1783. Lampion langit Tiongkok lebih dulu ada, namun balon merekalah yang membawa penumpang pertama: domba, bebek, dan ayam jago.
📍 Genoa, Italia
Jeans bermula dari Genoa (Gênes dalam bahasa Prancis): pedagang Inggris menyebut kain fustian yang awet dari pelabuhan Italia itu “Gene fustian”, lalu cukup “jean”, dan sudah mengimpornya dalam jumlah besar pada 1500-an.